Font Kategori

Font 1

Ketika membuat desain, tentu hal-hal yang ada dalam penyajian visual didalamnya diharapkan dapat bekerja sama untuk mengungkapkan sebuah pesan, termasuk font. Font mempunyai karakter yang berbeda-beda berdasarkan bentuk dan anatominya. Ada font yang berkesan feminim, maskulin, klasik, kaku, seram, dan lain-lain. Namun secara garis besar, font dapat dikategorikan menjadi serif (berkait) dan sans serif (tanpa kait).

Dalam perkembangannya ternyata lebih banyak lagi variasi font terutama dalam pembuatan dan penataan dalam komputer.


Berikut beberapa kategori font menurut David Creamer:

  1. Serif
    Font serif (sesuai namanya ‘berkait’) mudah dikenali dari bentuk ujungnya yang memiliki kait. Serta memiliki tebal tipis pada bagian body nya. Font ini lebih mduah terbaca daripada font kategori lain. Selain sering digunakan di bodycopy. Font serif juga dapat sebagai alternative jitu untuk headline yang membutuhkan keterbacaan dengan jelas. Font serif dibagi dalam 3 sub kategori yaitu : Oldstyle, Modern, dan Square Serif.
  2. San Serif
    Font sans serif terkesan lebih modern namun masih lebih terbaca font serif.
  3. Display
    Display atau biasa juga disebut dekoratif digunakan untuk menarik perhatian pada headline. Pemakaiannya lebih jarang digunakan karena memnag lebih focus ditujujan untuk menarik perhatian.Font 2
  4. Script
    Script lebih banyak digunakan di undangan formal dan dengan kesan sentuhan tradisional. Dalam penggunaan font jenis script lebih baik hindari dalam bentuk kapital keseluruhan.
  5. Text
    Berawal dari bentuk tulisan tangan pada buku-buku religi, font ini mempunyai karakter yang kuno. Font ini lebih banyak digunakan pada sertifikat dan undangan. Sama seperti script, font ini lebih baik tidak digunakan dalam capital keseluruhan.
  6. Dingbats
    Dingbats adalah symbol dimana berfungsi untuk melengkapi desain pada teks.

Sumber : David Carter, 2003.I.D.E.A.S. Computer Typography Basics

Naila Conita

Post A Reply

Translate »