Hubungan antara Designer dan Developer

galshir

Sumber Gambar : by Gal Shir

Dalam pekerjaan membuat UI dan UX, designer dan developer adalah 2 orang yang tidak bisa dipisahkan. Mereka adalah kunci penting terciptanya sebuah UI yang bagus pada sebuah produk. Jika dilihat secara teknis pekerjaan mereka sangatlah berbeda jauh, Designer hanya berada pada proses kreatif pembuatan UI, sedangkan developer adalah eksekutor yang membuat desain lebih dinamis dengan code. Kebanyakan di perusahaan besar designer dan developer selalu dipisahkan padahal mereka adalah satu kesatuan. Mereka hanya mempunyai sedikit komunikasi, setelah file desain selesai, desainer langsung menyerahkan kepada developer. Tidak ada diskusi harian, tidak ada curahan pendapat, atau sharing tentang sebuah ide.

Kenyataan ini adalah kurang tepat, pada saat production desainer dan developer harus sering untuk berdiskusi, tidak hanya terpaku pada wireframing dari arsitek aplikasi yang sedang dibuat. Manfaat diskusi sangat penting agar tidak terjadi miss komunikasi dan meminimalisir pekerjaan yang diulang 2 kali. Ketika sudah di proses oleh programer ternyata setelah diuji kurang efektif dari segi desain, maka akan dikembalikan ke designer untuk di revisi, ini yang membuat waktu terbuang ketika production sebuah produk.

Venn+Diagram@2x

Sumber Gambar : uxdiogenes.com

Diskusi Detail Setiap Fitur

Pada saat diskusi siapkan pertanyaan yang tepat, hubungan ini perlu dibangun agar tidak membuang waktu hanya untuk diskusi saja karena banyak masalah teknis yang harus dikerjakan. Diskusi dilakukan apabila tknis tahap awal sudah dikerjakan, biasanya banyak yang perlu dikaji ulang atau ditanyakan ketika awal pembuatan sebuah produk dimulai.

Fokus Pada Hal Teknis

Hal teknis disini adalah saling tukar pikiran mengenai kendala bagian teknis dari masing-masing, baik designer maupun developer. Dari hasil kendala tersebut maka akan dibuat kesimpulan untuk menyelsaikannya, apakah itu desainer harus membantu developer untuk merevisi atau developer membantu dalam hal code untuk desain yang sudah jadi. Hal ini berguna untuk mempercepat atau menentukan ketepatan timeline.

Meminimalisir Revisi

Agar tidak banyak melakukan revisi dibentuklah hubungan untuk saling diskusi tersebut, dari diagram venn diatas juga hubungan keduanya disatukan maka akan menghasilkan analytic thinking dan problem solving yang bagus, ini seharusnya bisa membuat proses production sebuah produk menjadi minim revisi dan bisa lebih cepat untuk dikerjakan.

Hubungan antara designer dan developer haruslah erat ketika mengerjakan sebuah produk UI, kekompakan dan kerjasama mereka menjadi kunci sukses terciptanya UI yang kreatif dan nyaman untuk pengguna.

Aulia Arif Wardana

Post A Reply

Translate »