7 Tips untuk meningkatkan Design UX pada Mobile

stock-624712_640

User Experience pada mobile sangatlah penting karena keterbatasan mobile dibandingkan desktop. Kenyamanan pengguna untuk fitur aplikasi pada mobile harus dibuat sesimpel mungkin agar pengguna tidak menjadi bingung dalam menggunakan aplikasi. Kenyamanan pengguna lebih didasarkan pada goal dari fitur dengan keterbatasan screen dan memory yang ada pada perangkat mobile. Pada artikel kali ini tim editor ingin membrikan beberapa tips untuk kamu, agar aplikasi yang kamu buat nyaman digunakan oleh user.

  1. Utamakan Aksesibilitas
    Aksesibilitas sangatlah penting bagi kenyamanan user, apapun desain yang anda buat hal pertama yang harus diperhatikan adalah aksesibilitas. Desin UI yang anda buat jangan sampai membuat aksesibilitas untuk kenyamanan pengguna menjadi mati. Kamu harus memahami tujuan produk yang kamu buat sebelum membuat aksesibilitas yang baik bagi para pengguna produk anda.Sampaikan iformasi dengan cara yang sederhana dan letakkan navigasi pada posisi yang mudah dijangkau oleh jemari dari user. Minimalisir agar user tidak frustrasi ketika dia membutuhkan akses yang cepat pada suatu menu. Mobile diciptakan untuk mempercepat kinerja manusia dan agar mudah dibawa kemana saja. Jangan lupa dengan target user anda, bagi sebagian user navigasi dengan gambar icon yang universal mungkin masih sulit, oleh karena itu jangan lupa menambahkan teks jika dibutuhkan.
  2. Bimbing Pengguna Anda
    Mengarahkan pengguna dengan hanya melihat tampilan dan peletakan navigasi saja, buatlah navigasi yang mudah dipahami. Pada mobile kurangilah untuk membuat banyak button, semisal membuat navigasi “next” dan “back” anda tidak perlu membuat tombol manfaatkan fitur slide pada mobile untuk menggantikan fungsi tombol tersebut.Buatlah komunikasi visual yang dipahami oleh user, usahakan agar setiap fitur bisa dipahami secara langsung oleh user. Jika anda kekurangan ruang pada mobile manfaatkan fasilitas pop-up, hide and show sidebar menu, atau dengan floating action button.
  3. Jangan terlalu Menghawatirkan Trend
    Style design perlu diperhatikan tapi jangan jadikan itu yang utama. Kenyamanan user bukan terletak pada desain interface yang bagus tetapi efisiensi peletakan tampilan yang membuat goal dari fitur yang anda buat pada produk tercapai dengan sempurna. Jika anda ingin mengubah style dari tampilan yang sudah ada, perhitungkan aksibilitas dari fitur yang sudah anda buat. Apakah akan berubah banyakatau masih bisa untuk diminimalisir.
  4. Simpelkan Konten
    Konten pada produk anda harus juga simple, jangan membuat konten yang sulit dimengerti oleh user, atau mmiliki penjelasan tesk panjang lebar. Anda bisa menggunakan visualisasi untuk hal ini, misalkan pada saat startingup aplikasi yang anda buat nda meletakkan visual dan beberapa teks untuk menjelaskan produk anda sebelum mereka memulai. Bisa juga ditambahkan animasi dan pop-up sebagai warning message, semisal pada input bar ada data yang tidak sesuai anda tidak perlu menjelaskan dengan teks panjang lebar, langsung pada poinnya saja kenapa user salah dan apa yang harus dilakukan agar data yang diinputkan formatnya benar.
  5. Lakukan User Testing
    Jangan melupakan menu help dan kontak, kedua menu tersebut sangat erat dengan sebuah produk yang anda bangun agar pengguna lebih mudah memakai produk anda. Selain itu pengguna juga bisa melaporkan kesalahan jika terjadi bug pada aplikasi anda. Untuk menambah data anda mengenai testing berikan sistem analytic agar anda mengetahui kebiasaan dari user. Jangan dengarkan apa yang diinginkan oleh user, tapi anda harus mengetahui kebiasaan dari user dan menerapkan pada aplikasi anda.
Aulia Arif Wardana

Post A Reply

Translate »